Transportasi Umum Jakarta


image

Siang ini udara kota Jakarta cukup panas, mungkin dikisaran 32 derajat celcius. Plan hari ini adalah berkunjung ke rumah salah satu sahabatku. Rumahnya di daerah Buaran jakarta timur. Untuk mencapai rumahnya, aku diharuskan menggunakan transportasi umum yaitu metromini.

Tidak seperti biasa, metromini jurusan kampung melayu – pondok kopi jarang melintas. Ahh mungkin karena hari ini hari minggu, banyak orang yang berjalan-jalan dengan transportasi umum. Akhirnya aku pasrah berjalan melewati pasar burung Di jatinegara. Sambil berjalan aku melihat sekitaran, sebenarnya banyak binatang langka yang mungkin bahkan salah satu binatang yang dilindungi di Indonesia. Mulai dari anak monyet hingga burung hantu bisa kalian temui disana. Sungguh miris binatang itu diperjual belikan, yang seharusnya bisa hidup tenang di tempat tinggal asalnya.

Akhirnya setelah hampir 500meter berjalan aku menemukan metromini 506 yang sedang menunggu penumpang. Pertama kali masuk aku sudah miris dengan keadaannya. Lantai dari besi yang sudah karatan, dan mengkerut bila dipijak. Mungkin dalam beberapa bulan akan amblas jika tidak dibetulkan. Tidak hanya itu, banyak coretan yang tidak jelas, baik di kursi maupun dinding mobil. Sungguh kreatif masyarakat kita, menyalurkan bakat gambarnya dimana-mana. Entah itu seni, atau apalah..hanya kalian yang bisa mengartikan.

Salah satu foto diatas aku ambil diam-diam. Lihat saja atapnya yang keropos, pegangan yang hampir copot dibiarkan begitu saja. Dimana keselamatan kita, apakah ada yang menjaminnya?

Beberapa bulan lalu aku mendengar bahwa akan ada pemudaan transportasi umum. Menukar yang tidak layak, menggantinya dengan yang baik yang setidaknya kami para pengguna transportasi mendapatkan sedikit kenyamanan dan keamanan sesuai dengan prosedur transportasi yang layak.

Mungkin dengan diperbaikinya transportasi umum, memperbaiki sistemnya tidak menutup kemungkinan para masyarakat kelas bawah hingga menengah bisa menggunakan transportasi umum untuk bepergian. Mengurangi macet jakarta, dan menekan angka penjualan kendaraan bermotor.