Freedom Speech

SBY bela koruptor

Jakarta – Awal saya menulis ini ketika melihat karikatur di koran Pos Kota edisi rabu, 12 Desember 2012. Disitu ada gambar presiden SBY sedang berpidato, dipegang kakinya oleh tersangka korupsi Andi Mallarangeng. Dalam kata-kata pidatonya “negara wajib melindungi pejabat yang tak ngerti korupsi”.
Indonesia sendiri baru kemarin memperingati hari anti korupsi sedunia pada 9 desember 2012 lalu dengan tema “berani jujur hebat”. Menurut artikel di kompas, tema itu diambil dengan maksud masyarakat Indonesia punya sikap berani untuk berbuat jujur demi terhapusnya korupsi di Indonesia.
Korupsi sendiri sudah menjadi kebiasaan di negeri ini. Para petinggi negara maupun pejabat daerah melakukan tindak korupsi yang merugikan rakyat dan negara. Jumlahnya sudah tidak terhitung lagi kasus korupsi, baik yang sudah di proses maupun yang belum di proses oleh hukum. Bukan hanya pejabat saja, anggota polri saja masih berani melakukan korupsi, bagaimana jadinya negeri kita?
Dalam acara memperingati hari antikorupsi sedunia di Istana negara, presiden SBY mengungkapkan ada pejabat negara yang terjerat korupsi karena tidak paham. Selain itu, banyak juga pejabat takut mengambil keputusan karena khawatir terlibat kasus korupsi. Dalam Merdeka.com Abraham Samad sebagai ketua KPK menanggapi pernyataan pak SBY. ” Ya indikasinya banyak, bahwa ada ketidaktahuan tapi bukan berarti ketidaktahuan itu menghapuskan pertanggungjawaban pidana. Karena dalam teori hukum pidana, ketidaktahuan bukan berarti menghapuskan hukum pidanannya”, kata Abraham di Istana Negara (senin 10 desember 2012).
Untuk itu, seorang pemimpim dituntut untuk cerdas. ” Kalau ada pemimpin mengatakan tidak tahu kalau telah terjadi korupsi, ya tidak usah memimpin” ujarnya.
Pernyataan pak SBY yang seperti itu menjadi sebuah pertanyaan. Apakah dengan memberi grasi kepada seorang bandar narkoba masih belum cukup puas sebelum memberikan perlindungan kepada koruptor? Pernyataan presiden seperti membuat banyak pihak mempertanyakan dan menjadi khawatir. Dengan enteng pak SBY berkata seperti itu. Dimana janjinya dulu untuk memberantas korupsi? Apakah Presiden sendiri berkata seperti itu untuk melindungi dirinya sendiri atau orang-orang terdekatnya?. Pak SBY harusnya sebagai presiden melakukan evaluasi besar-besaran terhadap pejabat, lihat bagaimana kinerja mereka saat ini. Program pemberantasan korupsi pemerintahan Indonesia masih jauh dari berhasil. Bahkan orang yang mempunyai kekuasaan sekarang ini menjadi tersangka. Semoga kedepannya ada seorang pemimpin yang berhasil merubah negara kita bebas dari korupsi. Kasihan kepada rakyat kecil, negara selalu pinjam uang ke negara lain tapi sama pejabatnya sendiri diputar lagi buat membahagiakan kesenangan duniawi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s