Freedom Speech

Jam Karet : Kebiasaan Masyarakat Kota Besar

Dikutip dari Wikipedia :

Jam karet adalah istilah yang merujuk kepada konsep “elastisitas” waktu, di mana sebuah waktu yang telah ditentukan bukan merupakan sesuatu yang pasti, melainkan sesuatu yang dapat dapat diundur (dianalogikan dengan direnggangkan seperti karet) sehingga lebih bersifat sebagai penanda suatu jangka masa yang berkisar pada waktu tersebut.

Buat kamu yang tinggal di kota besar seperti Jakarta, pasti tidak asing dengan istilah ” Jam Karet ” . Yapp itu adalah salah satu istilah yang dalam arti singkat telat dari waktu yang disepakati bersama.
Contoh :
Ani : hei besok janjian di toko buku agung jam 10 siang yah..
Budi : okee..jam 10 yahh..
Tapi ternyata budi baru dateng jam 11 siang. Dan ani menjadi kesal.

Jam karet ini, selain membuat orang menunggu, juga merupakan sikap yang tidak boleh ditiru. Kebiasaan ini berakibat kita di cap tukang telat, membuang waktu, bahkan membuat orang kesal. Orang yang melakukan kebiasaan jam karet biasanya santai dan tidak mengenal cara pembagian waktu yang benar untuk diri sendiri. Jika dari dalam diri sendiri tidak diterapkan disiplin waktu, kebiasaan ini akan terus berlangsung hingga waktu yang lama atau ketika ia sadar betapa pentingnya waktu itu.

Oleh karena itu, janganlah menjadi orang yang jam karet. Belajar disiplin waktu dimulai dari sekarang. Tulis dan catat hal-hal penting hingga kapan mau dilakukan, sehingga kebiasaan jam karet dapat dikurangi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s