My Favorite

TRANSENDENCE

Bagi pecinta film fiksi ilmiah, pasti penasaran dong dengan film Transendence. Bukan hanya ceritanya yang keren, aksi pemainnya siapa lagi kalau bukan Johnny Deep yang super keren. Film ini bercerita tentang seorang profesor bernama Will Caster (Johnny Depp) dan istrinya Evelyn (Rebecca Hall) yang meneliti sebuah project tentang teknologi yang hidup seperti layaknya manusia.

Tujuan dari pembuatan teknologi ini adalah agar dapat menyelamatkan dunia, serta menemukan obat untuk semua jenis penyakit dan lainnya. Teknologi menjadi alat yang dapat membawa manusia menuju dunia baru dan penuh kemakmuran. Tetapi rencana ini tidak berjalan mulus, ada sekelompok orang yang justru menolak pemikiran mereka yaitu R.I.F.T ( Revolutionary Independence From Technology) yang dipimpin oleh Bree (Kate Mara), yang berpikir jika manusia sudah berhasil membuat teknologi yang seperti itu, manusia akan menjadi seperti Tuhan dan dunia akan hancur. Karena hal tersebut, Will kemudian ditembak oleh salah seorang anggota R.I.F.T. Will kemudian dilarikan ke rumah sakit dan Will dinyatakan pada kenyataan bahwa hidupnya hanya bersisa 4 sampai 5 minggu lagi dikarenakan peluru yang digunakan untuk menembaknya telah dilapisi oleh polonium, sebuah racun yang mengandung radiasinya yang mematikan.

Kejadian ini membuat Evelyn menjadi sedih. P.I.N.N (Physical Independent Neural Network) adalah sebuah robot yang diciptakan oleh Will yang memiliki kecerdasan buatan yang sedang dikembangkan, ia dapat mendeteksi keberadaan seseorang. Namun, P.I.N.N masih dalam tahap pengembangan. Evelyn dibantu Max Waters (Paul Bettany) mengambil beberapa core atau inti dari P.I.N.N kemudian secara bertahap mengunggah kesadaran dan memory Will selama sisa hidup yang dimiliki oleh Will. Isi dari kepala Will pun akhirnya sukses diupload dalam komputer. Segala warisan dari Will terekam dengan jelas dan Will pun “hidup kembali” dalam komputer. Dia dapat mengenali istrinya, rekan, bahkan hasil kerjanya. Will juga ingin keabadian serta meminta istrinya guna menyambungkannya menuju internet. Hingga, ini menjadi awal bencana yang harus ditanggung umat manusia.

Max ditangkap R.I.F.T yang memang berusaha mencegah agar proyek Will tersebut tidak dilanjutkan. Evelyn dibantu oleh Will melarikan diri dan berhasil membuat laboraturium bawah tanah serta pembangkit listrik tenaga surya di sebuah kota terpencil bernama Brightwood. Teknologi yang dibangun oleh Will dan Evelyn membantu orang sakit yang disembuhkan dengan teknologi nano. Semua itu dikendalikan oleh Will yang ‘hidup’ dalam sebuah komputer.

Over all film ini cukup keren, tapi akan sulit di mengerti apalagi oleh orang awam yang tidak mengenal teknologi masa kini. Dan sebenarnya cerita ini agak cukup membosankan di petengahan tapi endingnya cukup oke. Kita bisa mengambil kesimpulan bahwa teknologi masa depan akan sangat luar biasa berkembang dan semua orang akan dapat mengaksesnya dengan mudah. Tapi jika tidak dapat dioleh dengan benar ini akan menjadi ancaman dunia, manusia diajak berfikir tentang segala kemungkinan yang akan terjadi kedepannya. Buat yang penasaran dan ingin tau gimana jalan ceritanya, saksikan film Transendence di bioskop kesayangan anda. Siapa tau kalian juga tertarik membuat film tentang fiksi ilmiah seperti ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s