all about LOVE ♥

Daddy’s Daughter

IMG_3537-0.JPG

Entah.. Hanya satu kata itu yang selalu aku ucapkan. Tanpa ada rangkaian kata tuk menjadi sebuah kalimat.

Anak adalah harta yang dititipkan oleh Allah dan sudah seharusnya dijaga dan disayangi. Orang tua berkewajiban untuk mendidik dan membesarkan hingga mereka siap untuk melepasnya.

Ahh berkata itu terlalu mudah. Merangkai kata ini pun rasanya tinggal mengetik tuts huruf di handphone. Betapa merindunya dikala harus melihat kebahagiaan orang lain bersama orang tuanya.

Papa.. Coba deskripsikan arti dari kata itu. Seorang kepala keluarga, yang bertugas menjaga keutuhan keluarga. Seorang pria dewasa yang harus mampu melindungi anggota keluarganya. Seorang lelaki yang sanggup menafkahi istri dan anaknya. Dan seorang imam yang bisa membimbing harta yang paling berharha di hidupnya..keluarga. Betapa berat beban yang harus ditanggungnya. Mungkin peluh dan panas matahari bukan hal berat untuknya. Demi melihat keluarganya tertawa saat berkumpul, rasa lelah itu dilupakannya.

Dia tidak sempurna. Dia hanya berusaha memberikan yang terbaik. Guratan kulitnya yang menua, memutihnya rambutnya pertanda memang saatnya beliau beristirahat. Hidupnya sudah dihabiskan di jalanan ibu kota.

Beliau bukan yang terbaik. Tapi satu-satunya pria yang dulu membuatku tersenyum pertama kali saat memanggilnya. Sempatku bangga kepadanya, sempatku kecewa dan menangis untuknya.

Tubuhnya mengurus. Raut wajahnya begitu sendu. Ada rindu yang tak tersampaikan. Dan ada air mata yang tertahan. Berusaha terlihat kuat dan tegar di mata anak gadisnya.

Sebuah pelukan mungkin akan menghancurkan dinding-dinding yang tak terlihat..rasa yang kemudian menyatu dengan semesta.

Lirih..tak sanggup untuk berkata. Menyiapkan diri hingga benar-benar sanggup menyambutmu kembali. Hati ini mulai merasa tak mampu lagi meredam rasa yang kian terpendam. Melihat sosoknya yang kian menjauh perlahan tak terlihat.

Mungkin rindu ini peluru, jangan bunuh aku dengan itu.

Maybe, i miss you..

One thought on “Daddy’s Daughter

  1. Kepala keluarga itu bertanggung jawab atas keluarga. Seorang ayah atau kepala rumah tangga akan melakukan yang terbaik untuk keluarga yg dipimpin oleh nya.

    Seorang ayah tak akan mengeluh sakit nya berkorban untuk keluarga, seorang ayah akan menyembunyikan sakit nya dari keluarga terutama anak, seorang ayah mampu mengorbankan apapun demi keluarga. Kepala keluarga itu lebiih nekat untuk memenuhi kebahagian keluarga.

    Jika kau kecewa terhadap ayah, pahamilah apa yang engkau lihat tentang ayah. Tanyalah kepada ayah “ayah umur aku berapa ?, ayah aku lahir tanggal berapa ?, ayah aku lahir jam berapa dan hari apa ?” Pertanyaan tersebut sangat membantu kamu mengenali ayahmu.

    Ayah itu seperti bumi memiliki atmosfir untuk melindungi bumi, dan awan untuk meringankan panasnya matahari. Ketika ayah tidak dapat melindungi keluarga nya ia akan mengorbankan yang di kasihi untuk tidak merasakan kesedihan berkepanjangan entah dengan cara apapun itu.

    Seseorang pernah bilang lelaki itu pakai logika dan wanita itu memakai hati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s